TagPerkembangan Ummat Islam

Agama Islam adalah Agama untuk Semua Umat Manusia

Agama Islam adalah salah satu agama dengan pertumbuhan jumlah penganut yang paling besar di dunia. Pertumbuhan agama Islam ini didasari oleh banyak hal. Beberapa faktor yang mempengaruhinya adalah tentang muslim (penganut agama Islam) yang mempunyai anak di rentang usia produktif yaitu sekitar 20 – 30 tahun. Setiap pasangan muslim bisa mempunyai anak lebih dari dua anak.

Faktor lain yang mempengaruhi pertumbuhan agama Islam adalah banyaknya penganut agama lain yang kemudian berpindah menjadi agama Islam. Perpindahan agama menjadi Islam bisa didasari oleh banyak hal seperti kesadaran atas diri sendiri, pernikahan, lingkungan, dll. Terbukanya akses informasi yang lebih baik juga bisa menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi pertumbuhan agama Islam.

Salah satu negara dengan populasi muslim terbesar di dunia adalah Indonesia. Jumlah populasi muslim di Indonesia jauh lebih besar dibandingkan jumlah populasi muslim di negara-negara Timur Tengah yang menjadi basis penyebaran Islam pada masa awal agama Islam. Lantas, seperti apa agama Islam sebenarnya?

Islam adalah Agama yang Diturunkan pada Nabi Terakhir

islam adalah

Agama Islam adalah agama yang diturunkan oleh Allah SWT melalui Malaikat Jibril kepada nabi terakhir yaitu Nabi Muhammad SAW. Ayat pertama yang diturunkan pada Nabi Muhammad SAW sebagai penanda turunnya agama Islam merupakan QS. Al ‘Alaq ayat 1 – 5. Ayat tersebut diturunkan ketika Nabi Muhammad SAW sedang melakukan meditasi di Gua Hira pada bulan Ramadhan. Sementara itu, ayat terakhir yang diturunkan adalah QS. Al Maidah ayat 3 yang diturunkan sehabis Nabi Muhammad SAW melakukan haji terakhir atau haji Wada’.

Secara bahasa atau etimologi, arti agama Islam yaitu berserah diri. Islam juga bisa diartikan sebagai keadaan tunduk atau patuh. Sedangkan, arti agama Islam secara termologi dapat dibedakan menjadi dua pengertian.

Pengertian agama Islam secara terminologi yang pertama adalah Islam yang mencakup seluruh aktivitas keagamaan dan dasar-dasar agama. Islam dapat diartikan sebagai keyakinan seseorang baik dalam hati dan lisan tentang kebenaran agama Islam serta mampu berserah diri kepada takdir dan aturan yang ditetapkan oleh Allah SWT pada setiap kehidupan yang telah ditetapkan. Pengertian yang pertaman ini melingkup semua hal dalam Islam baik dalam hal pokok (Ushul) maupun pada hal cabang (furu’). Hal tersebut mencakup akidah yang ada dalam Agama Islam, tata cara ibdang, keyakinan dan kepercayaan serta perbuatan yang diatur dalam agama Islam.

Pengertian agama Islam yang kedua menurut terminologi adalah agama Islam yang berkaitan dengan kata iman. Hal ini beraarti bahwa semua perkataan dan perbuatan yang dilakukan oleh orang mukmin (orang yang beriman) harus didasari dengan keyakinan tentang agama Islam dalam hati. 

Agama Islam adalah agama yang diperuntukkan oleh seluruh umat manusia yang ada di dunia. Agama ini tidak terbatas diperuntukkan bagi salah satu umat saja. Selain itu, agama Islam juga merupakan agama yang memandang bahwa kedudukan antar sesama manusia itu sama. Sehingga tidak ada perbedaan antara orang yang kaya maupun miskin, orang berkulit putih dan berkulit hitam, dll.

Agama Islam memiliki tempat suci yang dikunjungi oleh seluruh umat muslim yang ada di dunia. Tempat itu adalah Kakbah yang ada di Kota Mekkah, Saudi Arabia. Kakbah merupakan kiblat bagi umat muslim dimana mereka harus menghadap kiblat saat melalukan ibadah sholat. Kakbah juga menjadi  tempat untuk melakukan thawaf yang merupakan salah satu rangkaian dalam ibadah haji.

Dalam Islam, ada tiga masjid suci yang memiliki keutamaan dibandingkan dengan masjid lainnya. Ketiga masjid tersebut adalah Masjid Al Haram, Masjid Nabawi, dan Masjid Al Aqsha. Masjid Al Haram terletak di Mekkah dimana Kakbah berada. Sementara Masjid Nabawi terletak di kota Madinah, Saudi Arabia. Sedangkan Masjid Al Aqsha ada di kota Yerussalem, Palestina. Ketiga masjid tersebut memiliki keutamaan yang lebih dibandingkan dengan masjid lain.

Kesempurnaan Agama Islam

islam adalah

Agama Islam merupakan agama yang terakhir diturunkan untuk menjadi petunjuk bagi umat manusia. Sehingga, agama Islam merupakan agama penyempurna bagi agama sebelumnya yang diturunkan. Salah satu bentuk kesempurnaan agama Islam yang diturunkan pada umat manusia adalah larangan untuk melakukan perbuatan syirik dan hanya boleh mentauhidkan Allah. Selain itu, agama Islam juga melarang umat muskim untuk bersikap bohong. Kejujuran merupakan salah satu hal terpenting dalam agama Islam.

Selain itu, agama Islam juga memerintahkan kepada umat muslim untuk berbuat adil terhadap sesama dan melarang untuk berbuat dzalim. Hal ini juga sangat ditekankan terhadap pemimpin dimana seorang pemimpin mempunyai tanggung jawab dan konsekuensi yang besar jika dia tidak mampu berbuat adil dalam masa kepemimpinannya. Islam juga menyuruh umat muslim untuk berbakti kepada orang tua meskipun orang tua berbeda agama. Islam juga merupakan agama yang sangat menjunjung tinggi kedudukan wanita sehingga wanita dalam Islam akan terlindungi hak, keselamatan, dan kehormatannya. Nah sekarang kalian sudah tahu mengenai tentang pentingnya agama islam di dunia ini, untuk informasi lainnya yang tidak kala menariknya, bisa langsung anda cek di https://wasabicary.net, pembahasan-pembahasan seputar informasi terkini dan up to date sudah kami rangkum dan mampu memberikan semua ulasan tentang pemahaman anda tentang islam.

Sekilas Pemahaman Tentang Islam Menurut Bahasa, Istilah, dan Al-Qur’an

Pemahaman tentang Islam belakangan ini sering disalahpahakan, khususnya pada istilah Muslim. Sebab, baik Islam atau Muslim merupakan dua istilah yang berbeda. Islam adalah sebuah agama. Sedangkan dengan Muslim adalah pemeluknya.

Kemudian perilaku kaum Muslim sendiri sering dikaitkan dengan agama Islam. Sebab, perilaku seorang Muslim sendiri masih belum mencerminkan ajaran syariat Islam.

Seperti diketahui, agama Islam merupakan sebuah keyakinan yang diturunkan oleh Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW. Beliau merupakan nabi sekaligus rasul terakhir yang dijadikan pedoman oleh seluruh manusia hingga akhir zaman.

Dalam kita suci Al-Qur’an, Islam disebut dengan Agama Allah atau Dienullah. Berikut firman-Nya

“Maka apakah mereka mencari agama yang lain dari agama Allah, padahal kepada-Nya-lah berserah diri (aslama) segala apa yang di langit dan di bumi, baik dengan suka maupun terpaksa dan hanya kepada Allah-lah mereka dikembalikan.”

Selain itu, Dien sendiri memiliki arti yang disebutkan dalam beberapa ayat di Al-Qur’an. Pertama Agama pada QS. Ali Imran:83, ketaatan pada QS. An-Nahl:52, dan ibadah pada QS. Ghafir:65.

Berikut Arti, Definisi, atau Pemahaman Tentang Islam dalam Bahasa, Istilah, dan Al-Qur’an

Islam secara harfiah

pemahaman tentang islam

Secara harfiah, Islam sendiri memiliki makna selamat, damai, bersih, dan tunduk. Kemudian Islam sendiri terbentuk dari tiga huruf, yakni S (sin), L (lam), dan M (mim) yang jika digabung menjadi ‘Salama’ dan memiliki arti selamat.

Kemudian pengertian Islam secara bahasa disebutkan apabila Islam merupakan sebuah keyakinan yang memliki arti keselamatan hidup di dunia maupun akhirat. Selain itu, dalam agama Islam juga mengajarkan umatnya atau Muslim supaya menebarkan keselamatan dan kedamaian.

Hal tersebut juga dibuktikan dalam sebuah bacaan sholat, yakni ada kalimat Assalamu’ailakum wa rohmatullah sebagai penutup sholat. Kalimat tersebut memiliki arti keselamatan. Apabila dijabarkan, artinya adalah semoga keselamatan dan kasih sayang Allah dilimpahkan kepadamu.

Islam secara bahasa

pemahaman tentang islam

Secara bahasa, kata Islam memiliki arti selamat dan berasal dari kata aslama. Sebab, Islam sendiri merupakan bentuk dari isim mashdar dari aslama.

Secara etimologi, Islam mempunyai sejumlah pengertian. Salah satunya adalah berasal dari bahasa Arab ‘al-islm’ artinya berserah diri kepada Tuhan. Jika dijabarkan memiliki makna agama yang mengimani satu Tuhan, yakni Allah SWT.

Sebenarnya secara bahasa , Pemahaman Tentang Islam sendiri mempunyai sejumlah arti. Berikut diantaranya :

  1. ‘As-Salmu’

As-Salmu memiliki arti kedamaian. Arti itu disebutkan dalam firman Allah SWT di QS. Al Anfal:61. Berikut firman-Nya

“Dan jika mereka condong kepada perdamaian (lis salm), maka condonglah kepadanya dan bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”

Kata As-Salmu mempunyai makna damai. Hal tersebut juga menjadi salah satu ciri dalam agama Islam. Sebab, Islam mengarjarkan umatnya agar selalu cinta damai, memperjuangkan kedamaian, dan agar mengindari peperangan atau konflik.

Ciri kedamaian dalam agama Islam termaktub dalam QS. Al-Hujarat:9. Berikut Firman-Nya :

“Dan jika ada dua golongan dari orang-orang mu’min berperang maka damaikanlah antara keduanya. Jika salah satu dari kedua golongan itu berbuat aniaya terhadap golongan yang lain maka perangilah golongan yang berbuat aniaya itu sehingga golongan itu kembali kepada perintah Allah; jika golongan itu telah kembali (kepada perintah Allah), maka damaikanlah antara keduanya dengan adil dan berlaku adillah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil.”

  • ‘Aslama’

Aslama sendiri memiliki arti pasrah atau berserah diri kepada aturan Allah SWT.

Hal tersebut dapat dijabarkan apabila seorang Muslim harus menyerahkan seluruh jiwa dan raganya secara ikhlas kepada Allah SWT. Kemudian berserah diri tersebut ditandai dengan melaksanakan semua perintah-Nya dan menjauhi semua larangan-Nya. Pernyataan tersebut disebutkan dalam QS. An-Nisa:125).

“Dan siapakah yang lebih baik agamanya daripada orang yang ikhlas menyerahkan dirinya (aslama wajhahu) kepada Allah, sedang diapun mengerjakan kebaikan, dan ia mengikuti agama Ibrahim yang lurus? Dan Allah mengambil Ibrahim menjadi kesayanganNya.”

Kemudian, sesungguhnya sebagai seorang muslim memang diminta agar berpasrah diri. Sebab, sebenarya semua makhluk Allah bakal memasrahkan dirinya kepada sang pencipta.

Hal tersebut termaktub dalam QS. Al-An’am : 162 dan QS. Al-Imran : 83. Berikut firman-Nya

“Katakanlah: “Sesungguhnya salatku, ibadatku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam.” (QS. Al-An’am : 162).

“Maka apakah mereka mencari agama yang lain dari agama Allah, padahal kepada-Nya-lah berserah diri segala apa yang di langit dan di bumi, baik dengan suka maupun terpaksa dan hanya kepada Allahlah mereka dikembalikan.” (QS. Ali Imran : 83).

  • Istaslama – Mustaslimun

Kemudian dengan istaslama atau mustaslimun memiliki arti penyerahan total kepada Allah SWT.  Hal tersebut terdapat dalam firman Allah SWT di QS. As-Saffat : 26

 “Bahkan mereka pada hari itu menyerah diri.”

Selain itu, makna dari istaslama atau mustaslimun sendiri juga masih terkait dengan poin kedua. Yang mana seorang Muslim diperintahkan agar menyerahkan seluruh jiwa, raga, dan semua yang dimiliki kepada Allah SWT. Seorang Muslim yang memiliki pemahaman tentang Islam juga diminta agar menjauhi langkah syaitan. Sudah disebutkan dalam QS. Al-Baqarah : 208, bahwasanya

“Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam secara keseluruhannya, dan janganlah kamu turut langkah-langkah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu.”